Bahasa Indonesia
English
Mahasiswa UNY Menjadi Student Expert ASIIN pada Visitasi Akreditasi Internasional di Universitas Hasanuddin

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Aifa Maladina Ulya, memperoleh kesempatan berharga untuk menjadi bagian dari tim asesor internasional sebagai Student Expert dalam kegiatan visitasi Akreditasi Internasional oleh ASIIN di Universitas Hasanuddin pada 6–7 Mei 2026.
Kesempatan tersebut bermula ketika Aifa menjadi perwakilan mahasiswa dalam proses akreditasi ASIIN di Universitas Negeri Yogyakarta pada Maret 2026. Berbekal pengalaman tersebut serta rekam jejak internasional melalui program musim panas di Nara Women's University pada Agustus 2025, Aifa memberanikan diri untuk mengirimkan curriculum vitae dan mengikuti proses seleksi internal dari ASIIN.
Pada April 2026, Aifa menerima kabar bahwa dirinya terpilih sebagai Student Expert dan ditugaskan dalam kegiatan onsite visit di Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan visitasi tersebut, Aifa bertugas mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi dari perspektif mahasiswa.
Proses evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui berbagai pertemuan bersama pimpinan universitas, Senat Akademik, koordinator program studi, alumni, mahasiswa aktif, mitra industri, hingga staf pengajar. Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas kampus, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang kelas.
Dalam penugasan tersebut, Aifa tergabung dalam Cluster A yang bertanggung jawab melakukan akreditasi terhadap Program Studi S1 Matematika dan S1 Geofisika. Tim asesor pada Cluster A terdiri atas:
1. Timur Schmidt (ASIIN Office)
2. Prof. Dr. Bülent Tezkan (University of Cologne)
3. Prof. Dr. Stefan Roth (RWTH Aachen University)
4. Prof. Dr. Hilda Assiyatun (Institut Teknologi Bandung)
5. Dr. Arie Wahyu Wijayanto (Politeknik Statistika STIS)
6. Aifa Maladina Ulya (Universitas Negeri Yogyakarta)
Selain Cluster A, terdapat pula Cluster B yang bertugas mengakreditasi Program Studi Sarjana Akuakultur, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agroteknologi, serta Peternakan. Tim asesor pada cluster tersebut terdiri atas akademisi dan praktisi internasional dari berbagai institusi.
Melalui pengalaman ini, Aifa memperoleh banyak wawasan baru terkait evaluasi mutu pendidikan tinggi dalam skala internasional. Ia juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara intensif dengan para profesor dan asesor internasional, sekaligus belajar dari para dosen di FMIPA Universitas Hasanuddin.
“Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, terutama mengenai bagaimana sistem pembelajaran dievaluasi secara menyeluruh untuk menjamin kualitas pendidikan tinggi,” ungkap Aifa.
Di akhir kegiatan, Aifa menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal penting untuk meraih peluang internasional.
“Penguasaan bahasa adalah salah satu kunci utama untuk membuka kesempatan global dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” tambahnya.
Partisipasi mahasiswa UNY dalam kegiatan akreditasi internasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta peningkatan mutu akademik di tingkat global.
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Aifa Maladina Ulya, memperoleh kesempatan berharga untuk menjadi bagian dari tim asesor internasional sebagai Student Expert dalam kegiatan visitasi Akreditasi Internasional oleh ASIIN di Universitas Hasanuddin pada 6–7 Mei 2026.
Kesempatan tersebut bermula ketika Aifa menjadi perwakilan mahasiswa dalam proses akreditasi ASIIN di Universitas Negeri Yogyakarta pada Maret 2026. Berbekal pengalaman tersebut serta rekam jejak internasional melalui program musim panas di Nara Women's University pada Agustus 2025, Aifa memberanikan diri untuk mengirimkan curriculum vitae dan mengikuti proses seleksi internal dari ASIIN.
Pada April 2026, Aifa menerima kabar bahwa dirinya terpilih sebagai Student Expert dan ditugaskan dalam kegiatan onsite visit di Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan visitasi tersebut, Aifa bertugas mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi dari perspektif mahasiswa.
Proses evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui berbagai pertemuan bersama pimpinan universitas, Senat Akademik, koordinator program studi, alumni, mahasiswa aktif, mitra industri, hingga staf pengajar. Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas kampus, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang kelas.
Dalam penugasan tersebut, Aifa tergabung dalam Cluster A yang bertanggung jawab melakukan akreditasi terhadap Program Studi S1 Matematika dan S1 Geofisika. Tim asesor pada Cluster A terdiri atas:
1. Timur Schmidt (ASIIN Office)
2. Prof. Dr. Bülent Tezkan (University of Cologne)
3. Prof. Dr. Stefan Roth (RWTH Aachen University)
4. Prof. Dr. Hilda Assiyatun (Institut Teknologi Bandung)
5. Dr. Arie Wahyu Wijayanto (Politeknik Statistika STIS)
6. Aifa Maladina Ulya (Universitas Negeri Yogyakarta)
Selain Cluster A, terdapat pula Cluster B yang bertugas mengakreditasi Program Studi Sarjana Akuakultur, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agroteknologi, serta Peternakan. Tim asesor pada cluster tersebut terdiri atas akademisi dan praktisi internasional dari berbagai institusi.
Melalui pengalaman ini, Aifa memperoleh banyak wawasan baru terkait evaluasi mutu pendidikan tinggi dalam skala internasional. Ia juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara intensif dengan para profesor dan asesor internasional, sekaligus belajar dari para dosen di FMIPA Universitas Hasanuddin.
“Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, terutama mengenai bagaimana sistem pembelajaran dievaluasi secara menyeluruh untuk menjamin kualitas pendidikan tinggi,” ungkap Aifa.
Di akhir kegiatan, Aifa menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal penting untuk meraih peluang internasional.
“Penguasaan bahasa adalah salah satu kunci utama untuk membuka kesempatan global dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” tambahnya.
Partisipasi mahasiswa UNY dalam kegiatan akreditasi internasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta peningkatan mutu akademik di tingkat global.
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Aifa Maladina Ulya, memperoleh kesempatan berharga untuk menjadi bagian dari tim asesor internasional sebagai Student Expert dalam kegiatan visitasi Akreditasi Internasional oleh ASIIN di Universitas Hasanuddin pada 6–7 Mei 2026.
Kesempatan tersebut bermula ketika Aifa menjadi perwakilan mahasiswa dalam proses akreditasi ASIIN di Universitas Negeri Yogyakarta pada Maret 2026. Berbekal pengalaman tersebut serta rekam jejak internasional melalui program musim panas di Nara Women's University pada Agustus 2025, Aifa memberanikan diri untuk mengirimkan curriculum vitae dan mengikuti proses seleksi internal dari ASIIN.
Pada April 2026, Aifa menerima kabar bahwa dirinya terpilih sebagai Student Expert dan ditugaskan dalam kegiatan onsite visit di Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan visitasi tersebut, Aifa bertugas mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi dari perspektif mahasiswa.
Proses evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui berbagai pertemuan bersama pimpinan universitas, Senat Akademik, koordinator program studi, alumni, mahasiswa aktif, mitra industri, hingga staf pengajar. Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas kampus, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang kelas.
Dalam penugasan tersebut, Aifa tergabung dalam Cluster A yang bertanggung jawab melakukan akreditasi terhadap Program Studi S1 Matematika dan S1 Geofisika. Tim asesor pada Cluster A terdiri atas:
1. Timur Schmidt (ASIIN Office)
2. Prof. Dr. Bülent Tezkan (University of Cologne)
3. Prof. Dr. Stefan Roth (RWTH Aachen University)
4. Prof. Dr. Hilda Assiyatun (Institut Teknologi Bandung)
5. Dr. Arie Wahyu Wijayanto (Politeknik Statistika STIS)
6. Aifa Maladina Ulya (Universitas Negeri Yogyakarta)
Selain Cluster A, terdapat pula Cluster B yang bertugas mengakreditasi Program Studi Sarjana Akuakultur, Ilmu dan Teknologi Pangan, Agroteknologi, serta Peternakan. Tim asesor pada cluster tersebut terdiri atas akademisi dan praktisi internasional dari berbagai institusi.
Melalui pengalaman ini, Aifa memperoleh banyak wawasan baru terkait evaluasi mutu pendidikan tinggi dalam skala internasional. Ia juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara intensif dengan para profesor dan asesor internasional, sekaligus belajar dari para dosen di FMIPA Universitas Hasanuddin.
“Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, terutama mengenai bagaimana sistem pembelajaran dievaluasi secara menyeluruh untuk menjamin kualitas pendidikan tinggi,” ungkap Aifa.
Di akhir kegiatan, Aifa menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal penting untuk meraih peluang internasional.
“Penguasaan bahasa adalah salah satu kunci utama untuk membuka kesempatan global dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” tambahnya.
Partisipasi mahasiswa UNY dalam kegiatan akreditasi internasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta peningkatan mutu akademik di tingkat global.
Akreditasi

Sistem Informasi
Kontak Kami
Program Studi Matematika
(Gedung Baru FMIPA lt III depan Masjid Mujahidin Karangmalang)
FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281
Copyright © 2026,